4 Risiko Celana Ketat pada Trimester 3 Kehamilan

Selama masa kehamilan kesehatan harus sangat dijaga seperti pola makan yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi di dalam kandungan. Seiring usia kehamilan ma kondisi badan pun akan mengalami perubahan yang signifikan. Ketika perut telah mulai membesar di trimester 3 maka hindari celana ketat karena berisiko sebagai berikut.

  1. Mengalami Perut Mulas

Perut mulas dapat terjadi ketika menggunakan celana ketat saat masa kehamilan. Celana ketat akan memberikan tekanan pada bagian pinggang Anda yang sedang hamil yang akhirnya menyebabkan perut menjadi mulas. Mulas terjadi karena ketidaknyamanan posisi perut yang menekan terlebih ketika Anda baru selesai makan.

  1. Asam Lambung Naik

Pada masa kehamilan akan mempengaruhi proses pencernaan yang menjadi lebih lambat. Hal ini lah yang akan berisiko pada asam lambung Anda yang mulai naik. Celana ketat akan memicu hal ini terjadi karena sistem pencernaan yang tertekan kuat dan membuat asam lambung naik.

Anda bisa mencari celana khusus untuk ibu hamil yang ada di toko toko online perlengkapan bayi secara online. Pilihannya bisa mencari di orami.co.id yang memberikan kesempatan untuk bisa mendapatkan harga khusus promo hingga 75%. Pembelian bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

  1. Infeksi Jamur di Organ Intim

Masalah kesehatan yang dapat terjadi dalam kondisi hamil atau pun tidak ketika memakai celana ketat ada infeksi jamur di organ intim. Kondisi ini terjadi karena tubuh akan mengeluarkan keringat dengan jumlah yang lebih banyak dan akhirnya membuat kulit susah untuk bernapas.

Alhasil akan menyebabkan kulit lembap dan ditumbuhi jamur yang dengan mudah berkembang biak. Masalah ini juga dapat terjadi pada pakaian dalam yang ketat dan tidak berbahan menyerap keringat dengan baik. Maka penting sekali untuk berhati-hati dalam menggunakan pakaian khusus ibu hamil yang tersedia di orami.co.id dengan harga special.

  1. Sirkulasi Darah Terhambat

Masalah berikutnya yang dapat terjadi ketika menggunakan celana yang ketat adalah menghambat sirkulasi dara. Pembuluh darah yang membesar di masa kehamilan dengan tujuan mendukung perkembangan pada janin akan terganggu. Sirkulasi darah ke bagian perut akan terhambat dan melambat karena adanya tekanan dari celana ketat yang digunakan.

Anda bisa mengetahui terjadinya gangguan sirkulasi darah dengan adanya kondisi mengalami kesemutan yang terjadi pada lengan atau bagian tubuh lainnya. Hal ini memang terdengar sepele hanya saja ketika sirkulasi dara terhambat maka nutrisi yang akan sampai kepada bayi di dalam kandungan akan terganggu. Akibatnya akan berisiko pada perkembangan bayi Anda.

Hati-hatilah dalam memilih pakaian selama kehamilan. Ada banyak pakaian yang tersedia untuk bisa tetap tampil modis tanpa perlu membuat risiko pada kondisi bayi di dalam kandungan. Anda harus cerdas dalam bersikap di masa-masa kehamilan. Kecerobohan yang dilakukan akan mempengaruhi kondisi bayi bahkan dapat berakibat fatal dan hal buruk yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *